Sekilas Info

WALI KOTA BUKA SOSIALISASI AWAL PENERAPAN PUJA INDAH

Kategori: Berita Diposting oleh : Dibaca : 473 kali Pada : Jumat, 31 Mei 2019 - 10:43:48 WIB

Wali Kota Medan, Drs. H. T. Dzulmi Eldin S, M. Si. M.H. diwakili Kepala Balitbang, Drs. H. Farid Wajedi, M.Si, membuka kegiatan Sosialisasi Awal Penerapan Pusat Jejaring Inovasi Daerah (Puja Indah) di Kota Medan oleh Tim Balitbang Kemendagri, Senin (27/5) di Ruang Rapat I, Kantor Wali Kota.

Dalam kegiatan yang dihadiri segenap perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan itu, Kepala Balitbang mengharapkan sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik dan setiap peserta mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sampai tuntas.

Bertindak sebagai narasumber dalam sosialisasi ini Ir. Nouval M, M.Si dan Isman AP. M.Si yang berasal dari Balitbang Kemendagri. Sedangkan materi yang diberikan yakni Inovasi Daerah, Rencana Induk Kelitbangan (RIK), Pusat Jejaring Inovasi Daeah (Puja Indah), dan Sistem Penganggaran Inovasi.

Dalam pemaparan tentang Inovasi Daerah, Isman AP, M.Si menyebutkan, ketertinggalan Indonesia dalam inovasi di GI 2018 merupakan tantangan ke depan. Tantangan ini harus dihadapi dengan cara mendorong seluruh kabupaten/kota di Indonesia melakukan inovasi. Kemendagri sebagai poros pemerintahan daerah, lanjutnya, bertugas untuk mengoordinasikan inovasi di pemerintahan daerah tersebut.

Inovasi Daerah, terangnya, bisa didefinisikan sebagai pembaharuan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tujuannya untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemda, mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan dan peran serta masyarakat, dan peningkatan daya saing daerah.

Dia menekankan, ada tujuh hal penting yang perlu diperhatikan dalam pelaksaan Inovasi Daerah. Ketujuhnya yakni adanya komitmen kepala daerah dan seluruh OPD untuk perubahan ke arah yang lebih baik, jika memungkinkan tertuang dalam produk hukum daerah dan dokumen perencanaan daerah. Pelaksanaan proses dan tahapan Inovasi Daerah sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku.

Selain itu, lanjutnya, melakukan evaluasi secara rutin dan berkala tentang penerapan inovasi derah sebagai bahan evaluasi dan pengembangan selanjutnya, sosialisasi kepada ASN dan masyarakat dalam meningkatkan outcome Inovasi Daerah yang telah diterapkan, melibatkan masyarakat dan komunitas kreatif yang dalam rangka percepatan pengembangan Inovasi Daerah.

Hal lain lagi yang perlu diperhatikan adalah peningkatan kemampuan ASN dengan perubahan mindset dalam memecahkan permasalahan daerah dengan solusi yang inovatif, peningkatan fungsi organisasi perangkat daerah yang menangani kelitbangan dengan penyelenggaraan pemerintahan berbasis research, serta melakukan penginputan terhadap penerapan maupun uji coba Inovasi Daerah melalui Indeks Inovasi Daerah dan sesuai dengan ketentuan dalam Indeks Inovasi Daerah.

 

Sumber :Dinas Kominfo Kota Medan.


Berita Terkait

Komentar (0)
Isi Komentar
  • Name:
  • Website:
  • Messege:

  • (Masukkan 6 kode diatas)


Top
  • Follows us our servcies